“Pindah Ibu Kota”

  • Whatsapp

Tulisan ini dikutip dari akun Facebook Minggus Novian Tanggal 29 Agustus 2019

Keputusan Presiden Joko Widodo untuk segera memindahkan Ibu Kota adalah keputusan yang tepat, hal ini harus kita dukung bersama atas pelaksanaan dan realisasinya. Bukan hal yang baru bagi saya wacana pindah ibu kota sudah pernah saya sampaikan kepada rekan rekan sepropesi -+ 10 tahun yang lalu, dan mereka (temen-temen) menganggap hal yang saya bicarakan hanya sebagai lelucon dan pemikiran yang tidak rasional. Seperti ini ucapan saya kepada mereka :

Read More

“Jakarta ini macet dimana mana, banjir dimana mana, polusi udara apalagi, apalagi yang dipertahankan di kota seperti ini, kenapa Ibu Kota gak pindah saja? Ke Sumatera atau ke daerah lain yang bersedia dan strategis.”

Pada saat itu saya lagi nongkrong bersama temen2 di Belakang Mesjid Assofwa Lenteng Agung yang juga berdekatan dengan Kantor DPP PDI P. Tetapi mendengar hal yang saya lontarkan, kawan2 tidak ada yang respon, dan sibuk dengan kesibukannya masing2.

Namun, di bawah pimpinan si kurus kerempeng itu, beliau barani mengambil keputusan yang tepat. Apresiasi buat Beliau (Presiden Joko Widodo), ini adalah langkah yang tepat buat negeri ini.

Saya sendiri sudah lama tinggal di jakarta, kurang lebih 13 tahun saya di kota itu, namun akhirnya saya memutuskan pindah ke kota kelahiran saya sumut, dan tinggal dikota kecil di kabupaten asahan. Kenapa? Mereka yang dari desa saja banyak yang ingin tinggal dikota besar itu, namun kenapa saya malah memilih tinggalkan kota metropolitan itu. Apa sebab? Nah, inilah sebabnya.. Saya sudah mencapai titik jenuh, penat, dan sumpek tinggal di kota metropolitan yang sesak, semrawut, dan memiliki tingkat polusi udara yang sangat tinggi di banding negara lain.

Hal ini menunjukkan, Kota Jakarta memang sudah over kapasitas, over kapasiti.. dan saya sendiri menilai, kota jakarta itu sudah salah penataan kotanya.. Jadi, keputusan mr President adalah keputusan yang tepat, dan harus segera terealisasi.. Jangan di tunggu2 lama lagi Pak, semangkin lama, waktu berjalan, jakarta semangkin padat dan sesak.. Dua jempol buat mr Presiden…

Salam, Minggus D N.

Related posts