“Konsep Pembangunan Ibu Kota Baru Harus Berbasis Teknologi, Asri dan Modern”

  • Whatsapp

Tulisan ini dikutip dari akun Facebook Minggus Novian Tanggal 07 November 2019

Proses Pemindahan Ibu Kota Bukan Lah hal yang gampang, perlu banyak proses yang harus di lalui, mulai dari pembentukan undang – undangnya juga penataan sistim baru di Ibukota baru yang akan di bangun. Seperti halnya kita pindah tempat tinggal, dan mau membangun rumah baru yang layak dan modern.

Read More

Untuk itu, sebagai masukan buat Bangsa ini, sekiranya pembangunan Ibu Kota Baru selayaknya dibangun dengan konsep yang berbasis teknologi dan Kawasan Asri, hal ini untuk menunjang keberlangsungan Ibukota kedepan.

Seperti contoh, pembangunan gedung – gedung perkantoran pemerintah, universitas, dan istana Presiden, selayaknya di barengi konsep pembangunan berbasis tenaga listrik, security sistem, cctv yang modern, dan jaringan internet yang canggih, dan pembangunan Pembangkit listrik yang besar, tenaga surya juga bisa di manfaatkan serta ketersediaan air yang cukup. Seperti halnya lahan parkir kendaraan, sudah selayaknya di bangun dengan penyedian stok kontak untuk penyaluran tenaga listrik di setiap unitnya, mulai dari kendaraan roda empat dan dua, sehingga masa depan kendaraan yang bertenaga listrik bisa di efektifkan, begitu juga dengan penggunaan cctv yang cukup di setiap gedungnya, untuk penunjang sistem keamanan pemerintahan di Ibukota yang baru, ketersediaan tameng penyerap tenaga surya juga bisa di buat di setiap gedung perkantoran, mulai dari pemerintah maupun swasta.

Sementara itu, di Ibukota yang baru nanti, sekiranya minimal 1/4 dari luas areanya seyogyanya di buat lahan terbuka hijau untuk mencegah polusi udara yang kita ketahui sendiri di jakarta sudah termasuk katagori parah polusinya. Sehingga, Ibukota baru nanti bisa menjadi Ibukota yang bersih, asri, modern dan ramah lingkungan.

Selain itu, bisa juga kita pikirkan bersama, bagaimana dengan ketersediaan lahan buat taman rekreasi wisata, kuliner, perhotelan, bandara udara, terminal kusus untuk transpormasi masal yang bebas polusi udara.

Begitu juga dengan basis pertahanan negara, bisa kita diskusikan bersama untuk penentuan titik markas militer dan pertahanan lainnya.
Lanjut dengan Kebersihan Ibukota baru, nanti bisa di tentukan titik dimana tempat pengelolahan sampah, baik organik maupun non arganik, sehingga lingkungan Ibukota bersih juga bisa tercapai.

Mungkin nanti bisa juga kita pikirkan bersama, tentang monumen atau mesium sejarah Indonesia yang akan menceritakan bagaimana indonesia ini terbentuk, merdeka, dan menjadi ibukota baru dan negara maju saatnya nanti.

Salam!!! Merdeka

Related posts