Bhayangkara Solo FC Siapkan Sanksi Untuk Serdy Ephy Fano

  • Whatsapp
Manajer Bhayangkara Solo FC, AKBP I Nyoman Yogi Hermawan (Kanan).

Jakarta, rajawalionline – Beredarnya video yang memperlihatkan Serdy Ephy Fano asyik dugem dengan perempuan di tengah kasus pencoretan sang penyerang muda dari skuat Timnas Indonesia U-19 yang masih hangat membuat Tim Manager Bhayangkara FC berang. AKBL I Nyoman Yogi Hermawan selaku Maneger mengaku pihaknya sangat malu dengan video tersebut.

Menurut Nyoman, sanksi bakal disiapkan manajemen Bhayangkara Solo FC untuk pemain mudanya tersebut.

Rekaman video yang viral di media sosial, Serdy tidak sendiri. Ia bersama pemain muda Barito Putera, Mochamad Yudha Febrian dan juga ditemani seorang perempuan di klub.

Saat ini belum diketahui kapan dan di mana video itu direkam. Yang pasti, hal ini mencoreng nama baik Bhayangkara Solo FC selaku klub Serdy.

“Yang pasti ini sangat memalukan. Kami akan berdiskusi lebih dahulu untuk menjatuhkan sanksi, tapi memang sanksi untuk yang bersangkutan kami siapkan,” ungkap Nyoman saat dihubungi awak media lewat WhatsApp belum lama ini.

Sementara sanksi pemecatan pun bukan tidak mungkin dijatuhkan kubu The Guardians –julukan Bhayangkara Solo FC. Namun, untuk saat ini manajemen memang akan lebih dahulu melakukan penelusuran serta meminta klarifikasi dari sang pemain.

“Kami masih melakukan pengecekan dan klarifikasi ke yang bersangkutan,” terang Nyoman.

Sebelum video Serdy dan Yudha dugem viral di media sosial, kedua pesepakbola muda tersebut sempat membuat ulah di Timnas Indonesia U-19. Pelatih Timnas U-19, Shin Tae-yong sampai mencoret keduanya karena indisipliner.

Serdy dan Yudha ketahuan keluyuran malam dan baru kembali ke penginapan Timnas U-19 sekitar pukul 03.00 pagi. Keduanya pun tidak mengikuti aktivitas timbang badan serta terlambat datang latihan pagi pada 23 November lalu.

Adapun sanksi untuk Serdy akan didepak dari Timnas U-19 lantaran indisipliner bukanlah yang pertama kali. Ia pernah dicoret karena hal serupa pada Agustus lalu, yang membuatnya gagal terbang ke Kroasia untuk mengikuti training camp (TC) Timnas Indonesia U-19.

(Red)

Related posts