Menyikapi Suasana Pandemi Covid-19, Petrokimia Gresik Salurkan Beasiswa Rp 1,7 Miliar

  • Whatsapp
Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo Saat melakukan Penyerahan Bantuan CSR Beasiswa

Gresik, rajawalionline – Menyikapi suasana Pandemi Covid-19 yang sungguh memprihatinkan, Petrokimia Gresik menyalurkan bantuannya melalui Corporate Social Responsibility (CSR) beasiswa full cover kepada 12 mahasiswa dan 24 pelajar SMA/SMK di sekitaran perusahaan melalui program Beasiswa Petro (Bestro), dengan total anggaran sebesar Rp 1,7 miliar pada hari Kamis (21/1/2021).

Pada kesempatan itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, Bestro ini merupakan bagian dari program CSR ‘Petrokimia Gresik Peduli & Berbagi’ sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan SDM Indonesia unggul melalui dunia pendidikan.

“Melalui program ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar melalui dunia pendidikan, sehingga mampu berkontribusi lebih baik bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” Ujar Dwi.

Menurutnya, bantuan ini tepat diberikan saat ini, mengingat banyak keluarga terdampak secara ekonomi akibat pembatasan aktivitas karena wabah Covid-19. Bahkan, di Gresik saat ini juga tengah menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Adapun rincian bantuan CSR Bestro sebesar Rp1,16 miliar untuk jenjang S1 yang diberikan bertahap hingga tahun 2024, dan Rp 540 juta untuk jenjang SMA/SMK sampai dengan kelulusan atau hingga tahun 2023.

“Para penerima bantuan ini dari mahasiswa dan pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu secara ekonomi di sekitar perusahaan,” tutur Dwi.

Dwi menambahkan, total bantuan CSR Bestro yang telah diberikan Petrokimia Gresik sejak awal 2012 mencapai Rp 19,43 miliar, dimana Rp 13,18 miliar untuk 115 penerima Bestro pendidikan S1 yang tersebar di berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia, dan Rp 6,25 miliar diberikan kepada 221 penerima Bestro jenjang SMA/SMK dari sekolah favorit di Kabupaten Gresik.

Dari total jumlah tersebut, sebanyak 72 orang tingkat S1 dan 147 orang tingkat SMA telah dinyatakan lulus menempuh pendidikannya. Beberapa diantaranya bahkan telah menjadi karyawan di Petrokimia Gresik.

“Saya meminta kepada penerima bantuan CSR Bestro agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh,” harapnya.

Lebih lanjut Dwi menjelaskan, terkait proses seleksi, perusahaan ketat memberlakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Proses seleksi hingga penandatanganan perjanjian program CSR Bestro angkatan tahun 2020 sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Mulai dari seleksi online, hingga cara penandatanganan perjanjian yang dibatasi jumlah pesertanya.

Sementara, untuk proses seleksi beasiswa pendidikan S1 dan pendidikan SMA Bestro 2020, dimulai dari sosialisasi pada bulan Oktober 2020 di seluruh SMA yang berlokasi di Kecamatan Gresik, Kebomas, Manyar dan Cerme.

“Kami berharap bantuan CSR Bestro ini dapat memotivasi seluruh penerima beasiswa dan keluarganya, agar lebih bersemangat dalam belajar dan meningkatkan taraf kehidupan yang lebih baik di masa depan,” tandas Dwi menyudahi penjelasannya.

(Red)

Related posts