Ini Dia Dirut Yang Mendapat Anugerah CEO Driving Execution Terbaik Dari BUMN

  • Whatsapp
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo dinobatkan sebagai CEO Driving Execution Terbaik Kategori Anak Perusahaan BUMN dalam “Anugerah BUMN 2022 Tahun Ke-11” di Jakarta, Sabtu 26 Maret 2022. (Foto: Petrokimia Gresik)

rajawalionline – Direktur Utama (Dirut) Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo dinobatkan sebagai CEO Driving Execution Terbaik Kategori Anak Perusahaan BUMN dalam “Anugerah BUMN 2022 Tahun Ke-11” di Jakarta, Sabtu (26/3/2022). Bukan hanya itu, Petrokimia Gresik juga berhasil mempertahankan penghargaan Terbaik I Kategori “Pengembangan Talenta dan Unggul” untuk anak perusahaan BUMN yang tahun lalu juga diraih.

“Pertarungan bisnis di era sekarang ini tidak sebatas kemampuan operasional perusahaan yang efektif dan efisien, tapi juga tentang ide dan kreativitas. Namun, tanpa kemampuan eksekusi yang baik, ide dan kreativitas sekeren apapun akan menjadi sia-sia,” ujar Dwi Satriyo dalam keterangan pers, Sabtu (26/3/2022).

Read More

Dwi memaparkan, driving execution atau fokus pada eksekusi adalah kompetensi yang wajib dimiliki oleh semua pemimpin di Petrokimia Gresik. Kompetensi strategis inilah yang menjadikan Petrokimia Gresik selama ini mampu menjadi pioneer dalam beberapa teknologi pertanian di Indonesia.

Dwi mengatakan, era perubahan semakin cepat. Kita ketahui, Penyebearan Covid-19 muncul pada Maret 2020. Covid sudah memberikan dampak luar biasa dalam semua sektor kehidupan beberapa tahun ini.

“Guna menghadapi perubahan yang semakin cepat ini tidak sebatas diperlukan strategi hebat untuk bertahan dan berkembang, tapi juga kecepatan dalam eksekusi strategi tersebut sehingga dapat memberikan dampak lebih nyata bagi perusahaan,” kata Dwi Satriyo.

Menurut Dwi, Petrokimia Gresik ada tiga inisiatif strategi yang telah dijalankan dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19. Pertama product leadership melalui Phonshka Plus yang mengandung Zinc dan berpotensi meningkatkan panen.

Selanjutnya, customer intimacy melalui program Makmur. Menciptakan ekosistem dengan menghubungkan petani kepada segala bentuk kebutuhan pertanian, mulai dari project leader, pihak asuransi, lembaga keuangan, teknologi pertanian, agro input, offtaker dan pemerintah daerah. Dengan demikian program Makmur mampu menjadi solusi untuk menjawab tantangan yang selama ini dihadapi oleh para petani.

Ketiga adalah operation excellence dengan mengoptimalkan digitalisasi di semua lini perusahaan. Selain menghadirkan kinerja efektif dan efisien, digitalisasi merupakan wujud adaptasi perusahaan di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan penerapan protokol kesehatan, yaitu menjaga jarak.

Sementara itu, perusahaan juga mendorong pengembangan talenta, karena masa depan perusahaan ada di tangan generasi milenial yang jumlahnya saat ini melebihi 60 persen dari total karyawan di perusahaan.

“Peningkatan jumlah talent milenial yang duduk di posisi grade I dan II perusahaan merupakan salah satu hasil nyata dari keberhasilan program pengembangan talenta di Petrokimia Gresik,” tambah Dwi Satriyo.

Petrokimia Gresik juga berhasil dalam bidang pengembangan talenta, yakni peningkatan hasil assessment, penurunan gap kompetensi, succession plan yang baik, serta hasil survei kepuasan karyawan dan keterikatan karyawan yang meningkat.

Dwi Satriyo menjelaskan, untuk membangun talenta unggul, saat ini Petrokimia Gresik memberikan beasiswa sekolah bagi karyawan. Tahun ini ada 31 beasiswa luar negeri dan 92 beasiswa dalam negeri bagi karyawan. Selain itu perusahaan juga mendorong peningkatan kompetensi karyawan melalui pendidikan non-formal di berbagai bidang.

Petrokimia Gresik juga selalu memberi ruang bagi karyawan untuk menyampaikan dan merealisasikan ide dan kreativitasnya. Ini terbukti mampu meningkatkan kompetensi karyawan.

“Ide dan kreativitas tidak memiliki struktur hirarki atau jabatan. Siapapun harus bersama-sama berpikir inovatif, sehingga tidak terpaku hanya pada bidangnya,” harap Dwi Satriyo.
Terbukti pada tahun 2021, inovasi Petrokimia Gresik mampu menghasilkan nilai tambah hingga Rp 250 miliar. Nilai tambah ini menjadi buah positif dari pengembangan talenta dan kemampuan eksekusi para pemimpin yang ada di Petrokimia Gresik.

Penghargaan level nasional Anugerah BUMN ini bukan pertama kali diraih oleh Petrokimia Gresik. Mulai tahun 2018, Petrokimia Gresik selalu berhasil membawa pulang penghargaan dari ajang ini.

“Selain menjadi bukti nyata pengakuan publik terhadap program dan kinerja perusahaan, penghargaan ini juga diharapkan dapat memotivasi Insan Petrokimia Gresik untuk terus mengembangkan diri dan berinovasi dalam menghadirkan Solusi Agroindustri,” tandasnya.

(Red)

Related posts