Terkait Keberadaan Harun Masiku, CIC Dukung KPK Bekerjasama Dengan Imigrasi

  • Whatsapp

rajawalionline – Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Commiittee (CIC) akan mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang keberadaan Buronan Harun Masiku (HM) yang sudah 2 tahun lebih menjadi buronan pihak KPK.

Kesiapan CIC membantu KPK untuk mengetahui keberadaan HM yang selama ini bersembunyi, agar kasus tersebut dapat tuntas dan siapa “Otak Intlektual” dalam aksi pelarian DPO Harus Masiku caleg dari PDIP.

Read More

CIC mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi menyampaikan informasi keberadaan dan menangkap buron KPK Harun Masiku, agar kasus berkaitan dengan proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI tersebut dapat diselesaikan secara hukum.

Ketum CIC, R Bambang SS

” CIC akan terus mengajak masyarakat, siapapun, yang betul-betul mengetahui keberadaan HM untuk bisa menyampaikan kepada KPK atau aparat penegak hukum lainnya, karena para koruptor dan pelaku korupsi adalah musuh terbesar negara dan bangsa ini, ” tegas Raden Bambang.SS Ketua Umum (Ketum) CIC kepada awak media di Jakarta, Senin, (23/5/2022).

Raden Bambang.SS memastikan, pihak KPK tidak pernah berhenti untuk mencari keberadaan Harun Masiku, namun dibalik sembunyinya HM ada dugaan oknum yang terlibat.

Ketum CIC menyebut KPK juga telah melakukan upaya kerjasama dengan pihak imigrasi untuk memantau pergerakan Harun Masiku.

CIC juga meminta dengan tegas, agar pihak KPK membuktikan keseriusannya jika untuk tetap mencari buronan Harun Masiku yang menjadi buronan KPK itu.

” Harun Masiku tidak terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada awal Januari 2020. Saat itu KPK menjerat Wahyu Setiawan sebagai salah satu komisioner KPU yang diduga menerima suap berkaitan dengan proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI,” ujarnya.

CIC menilai saat penangkapan terhadap Wahyu bersama sejumlah orang lainnya, saat itu Harun Masiku tidak ikut terjaring.Singkatnya, mereka ditetapkan KPK sebagai tersangka, termasuk Harun Masiku, sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari PDIP. Harun Masiku diduga terlibat suap untuk Wahyu demi menduduki kursi empuk di Senayan melalui proses PAW tersebut.

Sejak saat itu Harun Masiku bak ditelan bumi. Simpang siur kabarnya, mulai berada di luar negeri, disembunyikan, bahkan telah meninggal dunia benarkah rumor yang beredar ditengah masyarakat hingga publik.

(Bayu/Nike)

Related posts