Pengadilan Tinggi Banda Aceh Vonis Koruptor Simeulue, Ketua Umum CIC Berikan Apresiasi

  • Whatsapp
Ketua Umum CIC R Bambang SS bersama Salah Satu Pengurus Projo Yusuf Daud

Aceh, rajawalionline – Pengadilan Tinggi Banda Aceh yang telah mengeluarkan hasil putusan terhadap terdakwa Koruptor Pemeliharaan Jalan dan Jembatan tahun 2017 di Dinas PUPR Simeulue itu, atas vonis tersebut Ketua Umum Corruption Investigasi Comitte (CIC) R. Bambang SS berikan Apresiasinya.

“Apresiasi buat para Hakim Pengadilan Tinggi Banda Aceh atas putusan terhadap terdakwa Koruptor Pemeliharaan Jalan dan Jembatan tahun 2017 di Dinas PUPR Simeulue, semoga kedepan penegakan hukum samangkin baik lagi, “ Kata R Bambang SS dalam keterangannya, Sabtu, (11/09/21).

Atas putusan tersebut R.Bambang SS menilai, hal itu sudah pantas, karena selain masa tahanan juga sudah ada pengembalian kerugian Negara.

Adapun Vonis untuk masing-masing terdakwa yakni :

Terdakwa Alihasmi, Divonis Tujuh Tahun Penjara, ditahan di Rutan dengan denda Rp350 Juta, jika tidak dibayar diganti dengan enam bulan penjara, sedangkan uang pengganti Rp 1.894.978.707,13, jika tidak dibayar diganti dengan tiga tahun penjara.

Afit Linon, Divonis Lima Tahun Penjara, ditahan di Rutan dengan Denda Rp 300 Juta, jika tidak dibayar diganti dengan hukuman Enam bulan penjara, uang pengganti Rp 400 Juta, jika tidak dibayar diganti dengan satu tahun penjara.

Bereeh Firdaus, Divonis enam Tahun enam bulan Penjara, ditahan di Rutan dengan denda Rp. 300 Juta, jika tidak dibayar diganti dengan enam bulan penjara, sedankan uang pengganti Rp. 900 Juta, jika tidak dibayar diganti dengan dua tahun penjara.

Dedi Alkana, Divonis enam Tahun Penjara, ditahan di Rutan dengan denda Rp 200 Juta, jika tidak dibayar diganti dengan tiga bulan penjara sedangkan uang pengganti Rp. 800 Juta, jika tidak dibayar diganti dengan satu tahun delapan bulan penjara.

Iis Wahyudi, Divonis empat Tahun Penjara, ditahan di Rutan dengan denda Rp 300 Juta, jika tidak dibayar diganti dengan lima bulan penjara, uang pengganti Rp 300 Juta, jika tidak dibayar diganti dengan enam bulan penjara.

(Red)

Related posts