Kerja Nyata, Kejari Taput Capai Kinerja Terbaik Ke – 1 Bidang Datun

  • Whatsapp
Rakerda Kejati Sumut Tahun 2021

Medan, rajawalionline – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) IBN Wiswantanu menutup secara resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kejati Sumut Tahun 2021 yang diikuti 28 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan 9 Cabang Kejaksaan Negeri secara virtual (zoom meeting).

Penutupan Rakerda di ikuti dengan pembacaan daftar Kejari dan Cabjari terbaik dan capaian kinerja terbaik sepanjang tahun 2021 yang dilaksanakan di Aula Lantai 3 gedung Kejati Sumut, Jalan AH Nasution Medan, Senin – Selasa, (27-28/12/2021).

Read More
Piagam Penghargaan terbaik Ke – 1 bidang datun Se – Sumut Untuk Kejari Taput.

Hasilnya, untuk Satker Bidang Datun dengan Capaian Kinerja terbaik adalah Juara Pertama Kejari Tapanuli Utara, Juara Kedua Kejari Binjai dan Juara Ketiga Kejari Langkat.

Dalam keterangannya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tapanuli Utara (Taput) Much. Suroyo, SH, mengungkapkan, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja nyata Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara dalam hal kinerja bidang Datun baik dari sisi pelaporan yang cepat, akurasi data, pemberitaan media sosial dan tolok ukur lainnya.

“Tupoksi Datun itu adalah Penegakan Hukum, Bantuan Hukum, Pertimbangan Hukum, Tindakan Hukum Lain dan Pelayanan Hukum, seluruh tupoksi dilaksanakan oleh Kasi Datun dan tim secara maksimal termasuk dalam pemulihan dan penyelamatan Keuangan Negara,” ungkap Much. Suroyo, Rabu, (28/12/2021).

Much Suroyo Kajari taput bersama jajarannya.

Pada kesempatan yang sama Kasi Datun Kejari Taput Sabri Marbun, SH menambahkan, pencapaian ini adalah bimbingan dan arahan dari Kajari, teman-teman JPN serta pihak-pihak yang mendukung kegiatan Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, pencapaian ini merupakan komitmen yang mengusung prinsip pelaksanaan tugas dan tupoksi yang berkualitas.

“Capaian kinerja Bidang Datun Kejari Taput pada priode Januari sampai Desember 2021 adalah penyelamatan keuangan Negara sebesar Rp. 2.229.750.000, pemulihan keuangan Negara sebesar Rp. 421.875.239,24, pelaksanaan MoU sebanyak 4 kegiatan, Bantuan Hukum sebanyak 131 SKK yang meliputi 5 SKK Litigasi dan 126 SKK Non Litigasi, pendampingan Hukum sebanyak 190 kegiatan serta memberikan pelayanan Hukum Gratis sebanyak 86 Pelayanan,” papar Sabri Marbun.

Menurut Sabri Marbun, kunci keberhasilannya adalah belajar, memanage SOP, sharing dan supporting tim serta tidak luput campur tangan Allah SWT.

“Ke depan, kita akan berbuat lebih baik lagi dengan pencapaian yang terbaik,” pungkasnya

(Red)

Related posts