Kajari Tapsel Tinggalkan Kenangan Manis Di Akhir Masa Tugas

  • Whatsapp

Sipirok, rajawalionline – Rabu, 28 Juli 2021, beberapa unsur perangkat daerah menggelar aksi gotong royong membersihkan Alun-alun Sipirok, Ibukota Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Dalam Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur yakni, pihak kecamatan, koramil, OKP (PP dan IPK), kejaksaan, serta elemen masyarakat lainnya ikut melakukan bersih-bersih.

Mereka berkumpul dan membagi tugas, sebagian dari mereka ada yang melakukan pengecatan bagian dari beberapa bangunan alun-alun, dan sebagian lagi menyebar memunguti sampah.

“Gotong royong ini dilakukan agar mendorong masyarakat Sipirok, cinta terhadap kebersihan. Karena Kebersihan itu merupakan sebagian dari Iman,” kata Ardian Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tapanuli Selatan.

Sementara, huruf Timbul yang ada di Alun-alun Sipirok sudah tampak kusam dan kotor akibat debu yang semakin menebal.

Sampah kini memang menjadi perhatian khusus dari penegak hukum, salah satunya para Jaksa. Bahkan, Korps Adhyaksa terus mendekatkan diri kepada masyarakat dan lingkungan lewat program “Jaksa Menyapa, Jaksa Masuk Desa, Jaksa Masuk Sekolah dan Jaksa Menyapa Lingkungan.

Diketahui, Ardian dalam pekan ini akan pindah tugas dan serah terima jabatan menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kudus, Jawa Tengah.

“Aksi bersih-bersih ini minimal menjadi sebuah kenangan buat saya, kurang-lebih 2,5 tahun saya sudah mengabdikan diri di Tapsel. Disamping sebagai sebuah motivasi untuk masyarakat Sipirok, agar cinta terhadap budaya kebersihan,” ucapnya.

Ardian mengutarakan, sesungguhnya bersih-bersih itu indah dan sehat. Kemudian sikap kegotong royongan harus tetap terjaga baik khususnya di Tapsel.

Dimasa pandemi saat ini, tidak saja lingkungan tetapi setiap orang juga harus bisa menjaga kebersihan dirinya agar terhindar dari penyakit termasuk upaya penularan COVID-19.

“Termasuk jiwa, karakter dan integritas seseorang, akan dapat terjaga bilamamana hatinya bersih dan terjaga. Tak ubah juga roda pemerintahan yang berlomba untuk dapat bersih, serta aparat penegakan hukum,” ungkap Ardian.

Selesai gotong-royong, Kajari sengaja mengundang M. Amin Nasution Ketua MPC Pemuda Pancasila Tapsel, Kepala BBNK Tapsel, Polres Tapsel dan PN Padang Sidempuan.

“Tujuan kita khusus mengundang pemuda dalam pemusnahan barang bukti tindak pidana narkotika jenis sabhu dan ganja kali ini agar pemuda tidak terlibat atau bersih dari kasus narkotika,” tandasnya.

(Red)

Related posts